items in your cart
Total :
Checkout View Cart

Tips mencegah Flash Disk atau Hard Disk dari serangan virus

Kali ini baban pengen memberi sedikit ilmu yang baban dapet disekolah (cie sekolah niye..), postingan kali ini membahas masalah flash disk or hard disk yang sering tertular oleh virus, bagaimana cara mengatasinya, ini dia, check this out.
Banyak virus menular melalui script yang otomatis di-eksekusi Windows via file AUTORUN.INF. Sebagian besar virus / trojan yang menggunakan AUTORUN.INF sebagai vektor penyebaran akan matikutu.

Detile

Perbaiki akhlak mu!


Kawan-kawan baban yang gue cintai! (jiaah masih aja sempet-sempet ngegombal? Wataw!!) Terus baca ya! To the point aja, kalian suka perhatiin kondisi anak muda zaman sekarang kan? (termasuk kalian juga—dan gue tentunya, hehe..) Coba deh cek en observasi di daerah terdekat. Hitung seberapa banyak anak muda yang aktif di pengajian? Jarang kita temui anak muda yang kritis terhadap agamanya. Waduh, kalo begini terus gimana bisa berdakwah? Huft!

Detile

Salam dari penulis yang imut

Asalamualaikum Wr.Wb

Salam sejahtera bagi kita semua dan salam cinta untuk para wanita (hahahaha....)

Tak ada manusia yang terlahir sempurna (ngutip lagunya D'masiv nie), itu mungkin gambaran yang pas bagi diri baban, karena diri saya ini masih perlu bimbingan untuk mendapatkan kesuksesan di dalam hidup ini, maka dari itu saya memerlukan kritik serta saran dari para pembaca blog setia, agar kedepannya saya dapat memperbaiki kesalahan - kesalahan yang pernah saya buat dalam mengisi blog ini. Mohon maaf yang sebesar - besarnya kepada para pembaca, apabila mendapatkan hal - hal yang kurang berkenan dihati pembaca pada blog ini.
Tak lengkap rasanya bila baban sudah meminta kritik dan saran tapi tidak mengucapkan trimakasih kepada orang - orang yang berjasa untuk hidup baban, terlebih karena baban masih diberikan kesempatan oleh Sang Pencipta untuk menyebarkan sedikit ilmu yang baban punya untuk menulis di blog ini. Yang pertama baban ingin mengucapkan Trimakasih kepada Allah SWT karena masih memberikan nikmat-Nya kepada baban dalam menjalankan hidup ini, Yang kedua baban pengen ngucapin Trimakasih kepada semua keluarga baban terutama Ibu Bapak, kakak - kakak dan adik baban tercinta, atas berkat doa dan kasih sayang yang telah mereka berikanlah baban mampu membuat blog sederhana ini, dan Yang terakhir baban ucapkan Trimakasih juga untuk seluruh Teman - taman SMA N 102 Jakarta (terutama buat anak - anak Tamagoci (tatanan masyarakat gokil social), genk Taplak, Kurma (kumpulan remaja mushala), Rised (Rohani Islam Seratus Dua) dan XII IPS 2) dan seluruh guru - guru yang telah membimbing dan memberikan ilmunya untuk saya.

Hanya itu yang saya dapat katakan karena tangan ini sudah letih tak karuan,
Cukup sekian dan sampai jumpa dilain kesempatan.....

Akhir kata Wassalamualaikum Wr.Wb

Detile

Fakta Menarik dan Aneh Sejarah Indonesia

Di bawah ini ada artikel yang menarik yang baban ambil dari sebuah link, semoga bisa bermanfaat dan menambah wawasan tentang sejarah detik - detik kemerdekaan RI, yang sebagian orang tidak tahu bagaimana keadaaan saat itu.
Mungkinkah Revolusi Kemerdekaan Indonesia disebut sebagai revolusi dari kamar tidur? Coba simak ceritanya. Pada 17 Agustus 1945 pukul 08.00, ternyata Bung Karno masih tidur nyenyak di kamarnya, di Jalan Pegangsaan Timur 56, Cikini. Dia terkena gejala malaria tertiana. Suhu badannya tinggi dan sangat lelah setelah begadang bersama para sahabatnya menyusun konsep naskah proklamasi di rumah Laksamana Maeda. “Pating greges”, keluh Bung Karno setelah dibangunkan dokter kesayangannya. Kemudian darahnya dialiri chinineurethan intramusculair dan menenggak pil brom chinine. Lalu ia tidur lagi. Pukul 09.00, Bung Karno terbangun. Berpakaian rapi putih-putih dan menemui sahabatnya, Bung Hatta. Tepat pukul 10.00, keduanya memproklamasikan kemerdekaan Indonesia dari serambi rumah.
“Demikianlah Saudara-saudara! Kita sekalian telah merdeka!”, ujar Bung Karno di hadapan segelintir patriot-patriot sejati. Mereka lalu menyanyikan lagu kebangsaan sambil mengibarkan bendera pusaka Merah Putih. Setelah upacara yang singkat itu, Bungk Karno kembali ke kamar tidurnya. Masih meriang. Tapi sebuah revolusi telah dimulai…

Upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ternyata berlangsung tanpa protokol, tak ada korps musik, tak ada konduktor dan tak ada pancaragam. Tiang bendera pun dibuat dari batang bambu secara kasar, serta ditanam hanya beberapa menit menjelang upacara. Tetapi itulah, kenyataan yang yang terjadi pada sebuah upacara sekaral yang dinanti-nanti selama lebih
dari tiga ratus tahun!
Setelah merdeka 43 tahun, Indonesia baru memiliki seorang menteri pertama yang benar-benar “orang Indonesia asli”. Karena semua menteri sebelumnya lahir sebelum 17 Agustus 1945. Itu berarti, mereka pernah menjadi warga Hindia Belanda dan atau pendudukan Jepang, sebab negara hukum Republik
Indonesia memang belum ada saat itu. “Orang Indonesia asli” pertama yang menjadi menteri adalah Ir Akbar Tanjung (lahir di Sibolga, Sumatera Utara, 30 Agustus 1945), sebagai Menteri Negara Pemuda dan Olah Raga pada Kabinet Pembangunan V (1988-1993).
Menurut Proklamasi 17 Agustus 1945, Kalimantan adalah bagian integral wilayah hukum Indonesia. Kenyataannya, pulau tersebut paling unik di dunia. Di pulau tersebut, ada 3 kepala negara yang memerintah! Presiden Soeharto (memerintah 4 wilayah provinsi), PM Mahathir Mohamad (Sabah dan Serawak) serta Sultan Hassanal Bolkiah (Brunei).

Hubungan antara revolusi Indonesia dan Hollywood, memang dekat. Setiap 1 Juni, selalu diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila semasa Presiden Soekarno. Pada 1956, peristiwa tersebut “hampir secara kebetulan” dirayakan di sebuah hotel Hollywood. Bung Karno saat itu mengundang aktris legendaris, Marylin Monroe, untuk sebuah makan malam di Hotel Beverly Hills, Hollywood. Hadir di antaranya Gregory Peck, George Murphy dan Ronald Reagan (25 tahun kemudian menjadi Presiden AS). Yang unik dari pesta menjelang Hari Lahir Pancasila itu, adalah kebodohan Marilyn dalam hal protokol. Pada pesta itu, Maryln menyapa Bung Karno bukan dengan “Mr President” atau “Your Excellency”, tetapi dengan “Prince Soekarno!”

Ada lagi hubungan erat antara 17 Agustus dan Hollywood. Judul pidato 17
Agustus 1964, “Tahun Vivere Perilocoso” (Tahun yang Penuh Bahaya),
telah dijadikan judul sebuah film The Year of Living Dangerously. Film
tersebut menceritakan pegalaman seorang wartawan asing di Indonesia
pada 1960-an. Pada 1984, film yang dibintangi Mel Gibson itu mendapat
Oscar untuk kategori film asing!

Naskah asli teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang ditulis tangan oleh
Bung Karno dan didikte oleh Bung Hatta, ternyata tidak pernah dimiliki
dan disimpan oleh Pemerintah! Anehnya, naskah historis tersebut justru
disimpan dengan baik oleh wartawan BM Diah. Diah menemukan draft
proklamasi itu di keranjang sampah di rumah Laksamana Maeda, 17 Agustus
1945 dini hari, setelah disalin dan diketik oleh Sajuti Melik. Pada 29 Mei 1992, Diah menyerahkan draft tersebut kepada Presiden Soeharto, setelah menyimpannya selama 46 tahun 9 bulan 19 hari.

Ketika tiba di Pelabuhan Sunda Kelapa 9 Juli 1942 siang bolong, Bung Karno
mengeluarkan komentar pertama yang janggal didengar. Setelah menjalani
pengasingan dan pembuangan oleh Belanda di luar Jawa, Bung Karno justru
tidak membicarakan strategis perjuangan menentang penjajahan. Masalah
yang dibicarakannya, hanya tentang sepotong jas! “Potongan jasmu bagus sekali!” komentar Bung Karno pertama kali tentang jas double breast yang dipakai oleh bekas iparnya, Anwar Tjikoroaminoto, yang menjemputnya bersama Bung Hatta dan segelintir tokoh nasionalis.

Rasa-rasanya di dunia ini, hanya the founding fathers Indonesia yang pernah mandi air seni. Saat pulang dari Dalat (Cipanasnya Saigon), Vietnam, 13
Agustus 1945, Soekarno bersama Bung Hatta, dr Radjiman Wedyodiningrat
dan dr Soeharto (dokter pribadi Bung Karno) menumpang pesawat fighter
bomber bermotor ganda. Dalam perjalanan, Soekarno ingin sekali buang
air kecil, tetapi tak ada tempat. Setelah dipikir, dicari jalan keluarnya untuk hasrat yang tak tertahan itu. Melihat lubang-lubang kecil di dinding pesawat, di situlah Bung Karno melepaskan hajat kecilnya. Karena angin begitu kencang sekali, bersemburlah air seni itu dan membasahi semua penumpang. Byuuur…

Berkat kebohongan, peristiwa sakral Proklamasi 17 Agustus 1945 dapat
didokumentasikan dan disaksikan oleh kita hingga kini. Saat tentara
Jepang ingin merampas negatif foto yang mengabadikan peristiwa penting
tersebut, Frans Mendoer, fotografer yang merekam detik-detik
proklamasi, berbohong kepada mereka. Dia bilang tak punya negatif itu
dan sudah diserahkan kepada Barisan Pelopor, sebuah gerakan perjuangan.
Mendengar jawaban itu, Jepang pun marah besar. Padahal negatif film itu ditanam di bawah sebuah pohon di halaman Kantor harian Asia Raja. Setelah Jepang pergi, negatif itu diafdruk dan dipublikasi secara luas hingga bisa dinikmati sampai sekarang. Bagaimana kalau Mendoer bersikap jujur pada Jepang?

Kali ini, Bung Hatta yang berbohong demi proklamasi. Waktu masa revolusi, Bung Karno memerintahkan Bung Hatta untuk meminta bantuan senjata kepada Jawaharlal Nehru. Cara untuk pergi ke India pun dilakukan secara
rahasia. Bung Hatta memakai paspor dengan nama “Abdullah, co-pilot”.
Lalu beliau berangkat dengan pesawat yang dikemudikan Biju Patnaik, seorang industrialis yang kemudian menjadi menteri pada kabinet PM Morarji Desai. Bung Hatta diperlakukan sangat hormat oleh Nehru dan diajak
bertemu Mahatma Gandhi. Nehru adalah kawan lama Hatta sejak 1920-an dan Gandhi mengetahui perjuangan Hatta. Setelah pertemuan, Gandhi diberi tahu oleh Nehru bahwa “Abdullah” itu adalah Mohammad hatta. Apa reaksi Gandhi? Dia marah besar kepada Nehru, karena tidak diberi tahu yang sebenarnya. “You are a liar !” ujar tokoh kharismatik itu kepada Nehru

Bila 17 Agustus menjadi tanggal kelahiran Indonesia, justru tanggal tersebut
menjadi tanggal kematian bagi pencetus pilar Indonesia. Pada tanggal
itu, pencipta lagu kebangsaan “Indonesia Raya”, WR Soepratman (wafat
1937) dan pencetus ilmu bahasa Indonesia, Herman Neubronner van der
Tuuk (wafat 1894) meninggal dunia.

Bendera Merah Putih dan perayaan tujuh belasan bukanlah monopoli Indonesia. Corak benderanya sama dengan corak bendera Kerajaan Monaco dan hari kemerdekaannya sama dengan hari proklamasi Republik Gabon (sebuah negara di Afrika Barat) yang merdeka 17 Agustus 1960.

Jakarta, tempat diproklamasikannya kemerdekaan Indonesia dan kota tempat Bung Karno dan Bung Hatta berjuang, tidak memberi imbalan yang cukup untuk mengenang co-proklamator Indonesia. Sampai detik ini, tidak ada “Jalan Soekarno-Hatta” di ibu kota Jakarta. Bahkan, nama mereka tidak pernah diabadikan untuk sebuah objek bangunan fasilitas umum apa pun sampai 1985, ketika sebuah bandara diresmikan dengan memakai nama mereka.

Gelar Proklamator untuk Bung Karno dan Bung Hatta, hanyalah gelar lisan yang diberikan rakyat Indonesia kepadanya selama 41 tahun! Sebab, baru 1986 Permerintah memberikan gelar proklamator secara resmi kepada mereka.

Kalau saja usul Bung Hatta diterima, tentu Indonesia punya “lebih dari dua”
proklamator. Saat setelah konsep naskah Proklamasi Kemerdekaan
Indonesia rampung disusun di rumah Laksamana Maeda, Jl Imam Bonjol no
1, Jakarta, Bung Hatta mengusulkan semua yang hadir saat rapat din hari
itu ikut menandatangani teks proklamasi yang akan dibacakan pagi
harinya. Tetapi usul ditolak oleh Soekarni, seorang pemuda yang hadir.
Rapat itu dihadiri Soekarno, Hatta dan calon proklamator yang gagal :
Achmad Soebardjo, Soekarni dan Sajuti Melik. “Huh, diberi kesempatan membuat sejarah tidak mau”, gerutu Bung Hatta karena usulnya ditolak.

Perjuangan frontal melawan Belanda, ternyata tidak hanya menelan korban rakyat biasa, tetapi juga seorang menteri kabinet RI. Soepeno, Menteri
Pembangunan dan Pemuda dalam Kabinet Hatta, merupakan satu-satunya
menteri yang tewas ditembak Belanda. Sebuah ujung revolver, dimasukkan ke dalam mulutnya dan diledakkan secara keji oleh seorang tentara Belanda. Pelipis kirinya tembus kena peluru. Kejadian tersebut terjadi pada 24 Februari 1949 pagi di sebuah tempat di Kabupaten Nganjuk , Jawa Timur. Saat itu, Soepeno dan ajudannya sedang mandi sebuah pancuran air terjun.

Belum ada negara di dunia yang memiliki ibu kota sampai tiga dalam kurun
waktu relatif singkat. Antara 1945 dan 1948, Indonesia mempunyai 3 ibu
kota, yakni Jakarta (1945-1946), Yogyakarta (1946-1948) dan Bukittinggi
(1948-1949).

Panglima Besar Tentara Nasional Indonesia Jenderal Soedirman, pada kenyatannya tidak pernah menduduki jabatan resmi di kabinet RI.
Beliau tidak pernah menjadi KSAD, Pangab, bahkan menteri pertahanan sekalipun!

Wayang ternyata memiliki simbol pembawa sial bagi rezim yang memerintah
Indonesia. Betapa tidak, pada 1938-1939, Pemerintah Hindia Belanda
melalui De Javasche Bank menerbitkan uang kertas seri wayang orang dan
pada 1942, Hindia Belanda runtuh dikalahkan Jepang. Pada 1943, Pemerintah Pendudukan Jepang menerbitkan uang kertas seri wayang Arjuna dan Gatotkoco dan 1945, Jepang terusir dari Indonesia oleh pihak Sekutu.
Pada 1964, Presiden Soekarno mengeluarkan uang kertas baru seri wayang
dengan pecahan Rp 1 dan Rp 2,5 dan 1965 menjadi awal keruntuhan
pemerintahannya menyusul peristiwa G30S/PKI.

Perintah pertama Presiden Soekarno saat dipilih sebagai presiden pertama RI, bukanlah membentuk sebuah kabinet atau menandatangani sebuah dekret, melainkan memanggil tukang sate !!! Itu dilakukannya dalam perjalanan pulang, setelah terpilih secara aklamasi sebagai presiden.
Kebetulan di jalan bertemu seorang tukang sate bertelanjang dada dan
nyeker (tidak memakai alas kaki). “Sate ayam lima puluh tusuk!”, perintah Presiden Soekarno. Disantapnya sate dengan lahap dekat sebuah selokan yang kotor. Dan itulah, perintah pertama pada rakyatnya sekaligus pesta pertama atas pengangkatannya sebagai pemimpin dari 70 juta jiwa lebih rakyat dari sebuah negara besar yang baru berusia satu hari.

Kita sudah mengetahui, hubungan antara Bung Karno dan Belanda tidaklah
mesra. Tetapi Belanda pernah memberikan kenangan yang tak akan pernah
dilupakan oleh Bun Karno. Enam hari menjelang Natal 1948, Belanda
memberikan hadiah Natal di Minggu pagi, saat orang ingin pergi ke gereja, berupa bom yang menghancurkan atap dapurnya. Hari itu, 19 Desember 1948, ibu kota Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda.

Sutan Sjahrir, mantan Perdana Menteri RI pertama, menjadi orang Indonesia
yang memiliki prestasi “luar biasa” dan tidak akan pernah ada yang
menandinginya. Waktu beliau wafat 1966 di Zurich, Swiss, statusnya
sebagai tahanan politik. Tetapi waktu dimakamkan di Jakarta beberapa
hari kemudian, statusnya berubah sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.

kita dijajah 350 tahun oleh belanda (VOC dan Kerajaan belanda) …1942
kita dijajah 3.5 tahun oleh jepang …1945
kita dijajah 3.5 tahun agresi2 sekutu …1949
Kita dijajah 3.5 tahun lagi dengan perjanjian int’l….1952
kita dijajah 13.5 tahun dengan pemberontakan2…..1965
kita dijajah 33.5 tahun oleh kapitalisme dan korupsi….1998
kita dijajah 3.5 tahun oleh kebebasan tanpa batas…2001
kita dijajah …… oleh ……..? ………xxxx


Detile

Jomblo itu nikmat II

Pacaran, dilarang masuk!
Kawan baban, meski dalam al-Quran tidak terdapat dalil yang jelas-jelas melarang pacaran, bukan berarti aktivitas baku syahwat itu diperbolehkan. Pacaran di-black list dari perilaku seorang muslim karena aktivitasnya, bukan istilahnya.
Orang pacaran pasti berdua-duaan. Padahal mereka bukan mahram atau suami-istri. Yang kayak gini yang dilarang Rasul dalam sabdanya: “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka tidak boleh baginya berkhalwat (bedua-duaan) dengan seorang wanita, sedangkan wanita itu tidak bersama mahramnya. Karena sesungguhnya yang ketiga di antara mereka adalah setan” (HR Ahmad)
Kehadiran pihak ketiga alias setan sering dicuekin oleh orang yang lagi pacaran. Padahal bisikannya bisa bikin mereka gelap mata bin lupa diri. Cinta suci yang diikrarkan lambat laun ber-metamorfosis menjadi cinta birahi. Ujung-ujungnya mereka akan dengan mudah terhanyut dalam aktivitas KNPI alias Kissing, Necking, Petting, sampe Intercousing. Dari sekadar ciuman hingga hubungan badan. Naudzubillah min dzalik! Makanya Allah Swt. telah mengingatkan dalam firmanNya:
وَلاَ تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلاً
Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk. (QS al-Isrâ [17]: 32)
Kalo masih ngeyel dengan peringatan Allah Swt. di atas, dijamin kesengsaraan bakal menimpa kita. Banyak kok fakta yang berbicara kalo gaya pacaran sekarang lebih didominasi oleh penyaluran hasrat seksual. Akibatnya, secara tidak langsung pacaran turut membidani lahirnya masalah aborsi, prostitusi, hingga penyebaran penyakit menular seksual. Karena itu, pacaran dilarang masuk dalam keseharian seorang muslim. Akur? Kudu!
Agar cinta nggak bikin sengsara
Kawan baban, perlu dicatet kalo Islam melarang pacaran bukan berarti memasung rasa cinta kepada lawan jenis. Justeru Islam memuliakan rasa cinta itu jika penyalurannya tepat pada sasaran. Sebab Allah menciptakan rasa itu pada diri manusia dalam rangka melestarikan jenisnya dengan kejelasan nasab alias garis keturunan. Karena itu hanya satu penyaluran yang diridhoi Allah, dicontohkan Rasulullah, dan pastinya tepat pada sasaran. Yaitu melalui pernikahan. Rasulullah saw bersabda: “Wahai sekalian pemuda, barang siapa yang sudah mempunyai bekal untuk menikah, menikahlah. Karena sesungguhnya pernikahan itu dapat memejamkan mata dan memelihara kemaluan. Dan barang siapa yang belum mempunyai bekal untuk menikah, berpuasalah, karena puasa itu sebagai benteng baginya.” (HR Bukhari dan Muslim)
Untuk mengendalikan rasa cinta pada diri manusia, Islam juga punya aturan maen yang meminimalisasi fakto-faktor pembangkit rasa itu. Secara umum, interaksi antara pria dan wanita dalam Islam hanya diperbolehkan dalam aktivitas yang mengharuskan kerjasama di antara mereka. Seperti ketika jual beli di pasar, berobat ke dokter, belajar di sekolah atau kampus, bekerja di kantor, dsb. Dengan catatan, ketika aktivitas di atas selesai, maka masing-masing kudu kembali kepada habitatnya. Nggak pake acara curi-curi kesempatan berduaan sehabis sekolah bubar, mau pergi ke pasar, atau pas berangkat kerja.
Kalo pas lagi ada keperluan mendesak dengan lawan jenis, kita bisa ajak teman biar nggak berduaan. Selain itu, kita juga diwajibkan menjaga pandangan biar nggak jelalatan ketika bertemu dengan lawan jenis. Sebab jika pandangan kita terkunci, sulit mengalihkannya. Seperti kata A. Rafiq, ‘lirikan matamu…. menarik hati…’ (dangdut terus neh! Tadi Evi Tamala. Hihihi..)
Nggak ketinggalan, Islam juga mewajibkan muslimahnya untuk menutup aurat secara sempurna dan menjaga suaranya agar tidak mendesah bin mendayu-dayu ketika berkomunikasi dengan lawan jenisnya. Sebab bisa memancing lawan jenis untuk berinteraksi lebih jauh.Wah, di sinilah perlu jaga-jaga ya.
Sobat muda muslim, selain dosa, ternyata pacaran juga banyak ruginya. Makanya kalo virus merah jambu mulai meradang di hatimu, cuma ada satu solusi jitu: merit binti menikah. Nggak papa kok masih muda juga. Tapi kalo ngerasa belum mampu, kamu bisa rajin-rajin berpuasa untuk meredam gejolak nafsu. Dan tentunya sambil terus belajar, mengasah kemampuan, dan mengenali Islam lebih dalam, jangan lupa perbanyak kegiatan positif: ngaji dan olahraga, misalnya. Moga kita sukses di dunia dan di akhirat ya. Mau kan? Mau doooong! Siip.. dah!

Detile

Jomblo itu nikmat

Pacaran? Pikir Lagi, Deh!(hari gini masih pacaran? apa kata dunia!?)
Pacaran, sepertinya telah dinobatkan oleh remaja saat ini sebagai satu-satunya ekspresi cinta kepada lawan jenis. Otomatis ikatan baku syahwat ini sedikit banyak mempengaruhi jalinan persahabatan cewek-cowok. Makin sulit ditemukan hubungan dekat remaja-remaji yang murni pertemanan. Selaluuu aja ada benih-benih cinta di hati yang tersemai tanpa mereka sadari. Nggak heran kalo banyak remaja yang terprovokasi oleh komplotan Project Pop dan Chrisye dalam hits terbaru mereka, ‘burkat’ Buruan deh katakan…. Makanya Yovie dan Nuno juga nggak tahan untuk bilang, ‘inginku…tidak hanya jadi temanmu…ataupun sekadar sahabat’. Pengenya jadi apa dong?
Pacar. Yup, status pacar yang banyak diburu kaum jomblo sebagai simbol kemenangan dan kebanggaan. Begitu pentingnya status ini hingga dijadikan ‘mata pelajaran’ rutin oleh media massa bagi para pemirsanya. Walhasil, para pelajar berseragam putih biru donker pun menjadikan tempat belajarnya sebagai Sekolah Mencari Pacar (SMP). Parah tenan iki!
Sobat, banyak remaja yang ngerasa kalo jadi pacar atau punya pacar bikin hidup terasa lebih indah. Katanya sih, mereka udah nemuin soulmate alias belahan jiwanya. Seseorang yang memanjakan perasaan cintanya; yang menjaga dan melindunginya; yang begitu perhatian dan peduli padanya; yang menyediakan a shoulder to cry on; yang mengulurkan tangannya saat salah satunya down; hingga rela berkorban untuk memenuhi permintaan sang buah hati. Pokoknya romantis abis!
Selanjutnya, hari-hari mereka lalui dengan kebersamaan. Acara jalan bareng sambil gandengan tangan atau mojok berdua untuk saling bertukar cerita jadi menu wajib. Di kampus, sekolah, mal, halte, bioskop, atau di bawah guyuran hujan nggak masalah. Kalo nggak bisa jalan bareng, minimal mengobral kata-kata cinta via SMS. Inilah penyakit orang kasmaran. Enggan berpisah walau sesaat. Bawaannya kangen mulu. Padahal doinya cuma permisi ke toilet. Waduh!
Tapi sobat, apa bener pacaran itu selamanya indah?
Banyak rugi di balik pacaran
Kalo diperhatiin sekilas, bisa jadi orang mengganggap pacaran itu nggak ada ruginya. Padahal, banyak juga lho ruginya. Makanya jangan cuma sekilas merhatiinnya. Nggak percaya? Simak deh poin-poin berikut:
1. Rugi waktu
Sobat, coba kamu iseng-iseng nanya ke temen yang pacaran, berapa banyak waktu yang dia berikan untuk pacarnya? A. satu jam B. dua jam C. satu hari D. satu minggu (kayak soal ujian aja pake multiple choice). Jawabannya: nggak ada yang cocok! Sebab ketika ikatan cinta di antara mereka diucapkan, masing-masing kudu terima konsekuensi untuk ngasih perhatian lebih buat sang pacar. Itu berarti, harus stand by alias siap setiap saat jika diperlukan doi (sopir taksi kaleee!). Ini yang bikin repot.
Gimana nggak, waktu yang kita punya nggak cuma buat ngurusin sang pacar. Emang sih teorinya nggak seekstrim itu. Biasanya mereka mencoba saling mengerti kalo kekasihnya juga punya kepentingan lain. Tapi kalo masing-masing minta dimengerti, bisa-bisa muncul sikap egois. Merasa dirinya paling penting dan paling berhak untuk diperhatikan. Ending-nya, teori dan praktek sangat jauh panggang dari api. Tetep aja mereka terpaksa ngorbanin waktu untuk sekolah, kantor, keluarga, atau teman sebaya biar doi nggak ngambek. Kalo sudah begini, demi mempertahankan pacaran, urusan lain bisa berantakan. Betul?
2. Rugi pikiran
Sehebat-hebatnya manusia mengelola alokasi pikiran dan perhatian untuk ngurusin hidupnya, belum tentu dia mampu mengendalikan rasa cintanya. Asli. Ketika kita jatuh cinta, nggak gampang kita mikirin urusan laen. Semua pikiran kita selalu mengerucut pada satu objek: Pacar. Mau ngapain aja selalu teringat padanya. Seperti kata Evi Tamala, ‘mau makan teringat padamu…. mau tidur teringat padamu…lihat cheetah teringat padamu….’ Ups! Sorry, jangan ngerasa di puji ya. Gubrak!
Nggak heran kalo sitaan pikiran yang begitu besar dalam berpacaran bisa bikin prestasi belajar menurun. Itu juga bagi yang berprestasi. Bagi yang nilainya pas-pasan, bisa-bisa kebakaran tuh nilai rapot. Mereka sulit berkonsentrasi. Meski jasadnya ada dalam kelas belum tentu pikirannya nangkep penjelasan dari guru. Yang ada, pikirannya tengah melanglang buana ke negeri khayalan bersama sang permaisuri pujaan hati. Dan nggak akan sadar sebelum spidol atau penghapus whiteboard mendarat dengan sukses di jidatnya.
3. Terbiasa nggak jujur
Lucu. Kalo kita ngeliat perilaku standar remaja yang lagi kasmaran. Di rumah dia uring-uringan karena sakit perut (tapi bukan diare lho), tapi akibat makan cabe tapi lupa makan goreng bakwannya karena saking asyiknya nonton Dora the Explorer. Sang ibu pun terpaksa telpon ke sekolah untuk minta izin. Menjelang siang, tiba-tiba pacar telpon. Nanyain kabar karena khawatir. Terus dia bilang, ‘sayang ya kamu nggak sekolah. Padahal nanti siang aku minta di antar ke toko buku terus hadirin undangan temenku yang ulang tahun di KFC…’
Tak lama berselang, keajaiban terjadi. Tiba-tiba sakitnya sembuh dan siap nganterin doi. Padahal sebelum ditelpon pacarnya, sang ibu minta tolong dibeliin minyak tanah di warung sebelah rumah, jawabnya: ‘nggak kuat jalan Bu. Kan lagi sakit’.
Ini baru contoh kecil. Seringkali orang yang pacaran secara otomatis berbohong, agar terlihat baik bin perfect di mata pacar.
4. Tekor materi
Sobat, dalam berpacaran, keberadaan materi sangat menentukan mati hidupnya itu hubungan. Meski ngakunya nggak begitu mentingin materi, tetep aja kalo nraktir bakso di kantin sekolah atau nonton hemat di twenty one kudu pake duit.
Yang bikin runyam, kebanyakan dari remaja yang berpacaran perekonomiannya sangat tergantung dengan jatah yang dikasih ortu. Pas lagi ada duit, jatah uang saku sebulan ludes dalam hitungan jam di malam minggu pertama setiap bulan. Kalo lagi nggak punya duit sementara pacar ngajak jalan, bisa nekat mereka. Nilep uang SPP atau terlibat aksi kriminal. Repot kan?
Nah sobat, ternyata pacaran tak selamanya indah. Ada juga ruginya. Banyak malah. Rasanya nggak sebanding dong kalo kita harus kehilangan waktu luang, prestasi belajar, teman sebaya atau kedekatan dengan keluarga, karena waktu, pikiran, tenaga, dan materi yang kita punya, banyak dialokasikan untuk sang pacar. Belum lagi dosa yang kita tabung selama berpacaran. Padahal pacar sendiri belum tentu bisa mengembalikan semua yang kita korbankan ketika kita kena PHK alias Putus Hubungan Kekasih. Apalagi ngasih jaminan kita selamat di akhirat. Nggak ada banget tuh. Rugi kan? Pasti, gitu lho!


Detile

Cara Hebat mendapat Backlink


BacklinkSalah satu cara dalam rangka meningkatkan traffic blog dimata search engine adalah dengan membangun Internal link dan External link.Internal link adalah link dalam satu website/blog ,Sedangkan External Link adalah menambah one way backlink (Link satu arah) ke blog/situs kita.

Jika Blog Anda ingin kebanjiran traffic pengunjung secara luar biasa dan signifikan dengan link satu arah ke blog/situs anda,silahkan pelajari dengan seksama artikel dibawah ini. Ingat Agar proses ini berjalan sempurna dibutuhkan kejujuran anda,kekuatan terletak pada kejujuran anda,semakin anda jujur semakin banyak backlink yang anda dapatkan!
Mari kita buktikan…apakah konsep kejujuran disini dapat kita gunakan untuk menghasilkan traffic dan popularity yang sangat hebat dari sebuah metode rumit para ahli webmaster atau pakar SEO?
Caranya sangat mudah,Anda hanya perlu meletakkan link-link berikut ini di blog atau artikel anda:
1.  Inilah.com
2. Republika
3. Detik.com
4. Okezone.com
5. Facebook.com
6. Google.com
7. Komisi gratis
8. asiabersama.com
9. Samudro.com
10.Tulisan si baban


Sebelum anda meletakkan link-link diatas dipostingan blog anda, anda harus menghapus peserta nomor 1 dari daftar. Sehingga semua peserta naik 1 level. Yang tadi nomor 2 jadi nomor 1, nomor 3 jadi 2, begitu seterusnya.Kemudian masukkan link anda sendiri di bagian paling bawah
(nomor 10).
Jika tiap peseta mampu mengajak bergabung 5 orang saja, maka jumlah backlink yang akan didapat adalah:
Ketika posisi anda 10, jumlah backlink = 1
Posisi 9, jml backlink = 5
Posisi 8, jml backlink = 25
Posisi 7, jml backlink = 125
Posisi 6, jml backlink = 625
Posisi 5, jml backlink = 3,125
Posisi 4, jml backlink = 15,625
Posisi 3, jml backlink = 78,125
Posisi 2, jml backlink = 390,625
Posisi 1, jml backlink = 1,953,125
Dan semuanya menggunakan kata kunci yang anda inginkan. Dari sisi SEO anda sudah mendapatkan 1,953,125 backlink dan efek sampingnya jika pengunjung web/blog downline anda mengklik link itu, anda juga mendapatkan traffic tambahan. Hebat bukan?
Nah,silahkan copy-paste artikel ini, dan hilangkan peserta nomor 1 lalu tambahkan link web/blog anda di posisi 10. Ingat, anda harus mulai dari posisi 10 agar hasilnya maksimal. Karena jika anda tiba2 di posisi 1, maka link anda akan hilang begitu ada yang masuk ke posisi 10.
Anda bisa saja melakukan tindakan tidak fair/tidak jujur dengan menyabotase metode ini, misalkan saja “mengganti semua link asal” lalu di isi dengan link web/blog anda sendiri? namun metode ini menjadi tidak maksimal. Kejujuran adalah strategi/politik terbaik..Tapi saya yakin bahwa kita semua tak ingin menjatuhkan kredibilitas diri sendiri dengan melakukan tindakan murahan seperti itu!
Selamat mencoba.. dan mari kita lihat bagaimana efeknya :)
Detile

Tamagoci the movie



Video ini baban persembahkan buat
kawan - kawan di tamagoci (tatanan masyarakat gokil social) tempat kelas gue bernaung dulu, semoga aja dengan adanya video ini membuat kita tidak pernah lupa satu dengan yang lainnya ya. Semoga sukses semua ye personil tamagoci

Detile

Indonesia - Malaysia ?

Askum kawan baban sebelumnya, gua mau ngucapin Selamat idul fitri 1 Syawal 1431 H dulu nie, Minal aidin wal faizin. Mohon maaf lahir dan batin untuk semua kawan baban yang merayakannya. Dalam postingan kali ini baban pengen ngebahas berita yang lagi up to date di banyak media nich, selamet menyimak ya. Akhir - akhir ini dimedia baik media cetak maupun media elektronik lagi gencar - gencarnya beritaiin konflik antara Indonesia-Malaysia. Menurut loe semua penting gak sich berita macam gini dipublikasikan terus menerus? Menurut gua sich penting gak penting, penting lantaran kita sebagai negara serumpun (Indonesia - Malaysia) emang harus saling tahu kondisi terakhir tetangganya karena didalam Islam kan mengajarkan untuk selalu merajut tali ukhuwah islamiyah dan tali silaturahmi.
Yang bikin gak penting menurut gua, kebanyakan para penyaji informasi dari kedua negara tersebut cuma beritain hal - hal yang negatif yang bisa memprovokasi rakyat melayu ini.Contohnya, gua pernah baca di salah satu forum diinternet milik Malaysia, disitu lagi ngebahas masalah gedung kedubes Malaysia di Jakarta yang dilemparin kotoran oleh demonstran Indonesia, menurut gua hal yang wajar bila rakyat Malaysia ngamuk - ngamuk dengan tindakan tersebut. Lain lagi di Indonesia, hukum Newton III emang berlaku dalam kehidupan sehari - hari, ada sebab ada akibat. Ada yang mulai ada yang mencoba untuk mengakhiri, tapi salahnya hal yang dilakukan oleh rakyat Indonesia dalam menyikapi tindakan tak terpuji yang dilakukan Malaysia dibalas dengan kelakuan tanpa otak tetapi pakai otot. Banyak organisasi - organisasi masyarakat Indonesia menuntut perang sebagai harga mati buat menyelesaikan masalah ini. Loe pikir biaya perang cuma seharga kerupuk pasir apah?.  Kita mahluk yang diberikan akal oleh Allah SWT bro, manfaatin dong anugrah yang telah diberikan oleh Allah. Loe semua bukan binatang yang menerapkan hukum rimba di dunia ini kan? Carilah jalan keluar yang lebih arif dalam masalah ini, apalagi kedua negara ini sama - sama negara yang dihuni mayoritas penduduk muslim. Ingat! sesama muslim untuk saling menghormati dan menyayangi. Oke, gua mohon maaf juga nich dalam postingan ini kalo ada salah - salah kata, karena gua juga masih pelajar yang belum sepenuhnya mengerti tentang kehidupan ini. Pesan gua yang terakhir buat yang baca postingan ini, "YANG PUNYA OTAK YANG MENGALAH, DAN YANG GAK PUNYA OTAK YANG GAK MAU NGALAH"Wassalam.^_^

Detile

Arti dari Patriotisme

Sore itu saya membaca artikel tentang Patriotisme, menarik sekali membaca sumber pengetahuan tersebut dengan suasana yang sejuk karena baru saja hujan turun membasahi bumi ini (hmmm sok puitis ni yee....) Dari membaca artikel tersebut saya dapat menarik kesimpulan bahwa sikap Patriotisme sangat erat hubungannya dengan cinta tanah air. Kata patriotisme berasal dari kata patriot dan isme yang berarti jiwa kepahlawanan atau sifat kepahlawanan. Jadi patriotisme disini adalah sikap cinta tanah air dan rela berkorban demi bangsa negara, pantang menyerah untuk mengharumkan nama bangsa dan sudi untuk memberikan segala yang kita punya untuk kemajuan dan kejayaan bumi pertiwi tercinta ini, pengorbanan itu sendiri dapat berupa harta benda ataupun jiwa raga.
Dalam rapat dengan BPUPKI ir. Soekarno pernah berpidato yang membuat para pemuda pada saat itu semakin ingin untuk merdeka, berikut kutipan pidato bung karno yang saya ambil dari situs wikiquote.org :

"Tidak peduli rakyat dapat baca atau tidak, tidak peduli rakyat hebat ekonominya atau tidak, tidak peduli rakyat bodoh atau pintar, asal menurut hukum internasional mempunyai syarat-syarat suatu negara merdeka, yaitu ada rakyatnya, ada buminya dan ada pemerintahannya, sudahlah ia merdeka".
  • Sumber: Soekarno, Pidato di BPUPKI, 1 Juni 1945

Maka dari itu kita sebagai pemuda Indonesia harus menanamkan sikap patriotisme sejak dini agar kelak kita dapat melakukan hal - hal yang bermanfaat bagi kemajuan, kejayaan dan kemakmuran NKRI. Kita pun dapat ikut ambil bagian untuk dapat menjadi jiwa patriotisme di negara ini walaupun masih banyak diantara kita yang masih dianggap sebagai "bocah ingusan" ataupun "anak yang baru lahir kemarin". Tak perlu muluk - muluk untuk ikut latihan kemiliteran demi bisa menjaga perbatasan NKRI ataupun membeli perlengkapan perang untuk membantu TNI melengkapi persenjataanya, yang perlu kita lakukan untuk menunjukan sikap Patriotisme kita terhadap tanah subur sejuta pesona ini adalah dengan belajar sungguh - sungguh dan mencintai seluruh khasanah yang ada di Nusantara termasuk budaya - budaya Indonesia tak lupa juga untuk selalu mencintai produk - produk made in indonesia agar Negara ini dapat terlepas dari ketergantungan bangsa lain alias hidup mandiri.
Apabila kita semua mempunyai sikap cinta tanah air, rela berkorban dan selalu mementingkan kepentingan Negara dibandingkan kepentingan diri sendiri, saya yakin negara ini akan dapat memberikan kensejahteraan kemakmuran juga untuk semua rakyatnya.
Detile

Pentingkah patriotisme bagi dunia pendidikan ?

Membaca judul dari postingan ini pasti akan timbul berbagai macam jawaban dari benak kita semua. Terserah kalian mau menjawab "penting" atau "tidak penting" itu semua hak kalian. Disini penulis punya jawaban tersediri, saya menganggap Patriotisme itu sangat penting bagi perkembangan dunia pendidikan, karena tanpa adanya rasa patriotisme di dalam diri para pejuang pendidikan tidak mungkin sekarang bermunculan sekolah - sekolah dengan gedung yang tinggi menjulang baik negeri maupun swasta. Masih ingat tokoh pejuang pendidikan yang mendirikan Taman siswa untuk tempat menuntut ilmu bagi kaum pribumi pada masa kolonialisme ?

Yupz, beliau adalah Ki Hajar Dewantara, terlahir dilingkungan kraton Yogyakarta dengan nama Raden Mas Soewardi Soeryaningrat yang terkenal dengan tiga semboyannya yakni ing ngarsa sung tulada (didepan memberi teladan), ing madya mangun karsa (ditengah menciptakan peluang untuk berprakarsa) dan tut wuri handayani (dibelakang memberi dorongan), Rasa patriotisme Ki Hajar tergugah ketika melihat para penduduk pribumi tidak diperbolehkan menuntut ilmu disekolah - sekolah yang didirikan Belanda, hanya kaum bangsawan saja yang diperbolehkan menuntul ilmu di sekolah tersebut, melihat hal tersebut Ki Hajar kemudian berinisiatif untuk memperjuangkan nasib pendidikan di bangsa ini dengan mendirikan sekolah bagi kaum pribumi dengan nama Taman siswa, selain aktif memperjuangkan pendidikan beliau juga aktif mengkritik pemerintahan pada saat itu dengan tulisan - tulisan antikolonialismenya yang dimuat diberbagai media masa, hal tersebut membuat pihak Belanda yang menjajah Indonesia pada saat itu sempat khawatir terhadap pergerekan Bapak pendidikan tersebut. Pada tanggal 28 april 1959 beliau wafat di Yogyakarta, dan dengan dikeluarkannya surat keputusan presiden no. 305 tahun 1959 pada tanggal 28 November 1959 beliau ditetapkan oleh pemerintah Indonesia sebagai bapak Pendidikan Nasional Indonesia dan tanggal kelahirannya pun ditetapkan sebagai hari pendidikan nasional, mendengar cerita perjuangan Bapak pandidikan tersebut saya sadar bahwa pendidikan di Indonesia ini diraih dengan cara yang tidak mudah perlu pengorbanan dan kerja keras dari seorang Ki Hajar dewantara serta pejuang pendidikan lainnya, khusus untuk Ki Hajar Dewantara saya sangat mengaguminya karena beliau rela mencopot gelar kraton hanya agar dapat lebih dekat dengan rakyat dan agar dapat menyebarkan ilmunya kepada penduduk Indonesia. Maka dari itu sepatutnya kita sebagai generasi muda jangan menyia - nyiakan perjuangan Ki Hajar Dewantara, belajarlah dengan sungguh - sungguh dan tak lupa sebarkan ilmu yang kalian punya untuk kemajuan dan kemakmuran Tanah Air ini. Maju terus pahlawan pendidikan Indonesia jasamu pasti kan dibalas dengan kemuliaan !!! keep spirit !!!
Detile

Patriotisme dikalangan pelajar

Sore itu saya beristirahat diruang tamu dengan ditemani sebuah koran berharap mendapat informasi yang tak saya dapat disekolah, saya sandarkan badan ini di sofa yang berwarna merah tua yang terletak disamping pintu, sambil membolak - balik halaman demi halaman mata ini liar mencari berita menarik untuk ditransfer kedalam otak. Akhirnya mata saya tertuju pada sebuah berita yang terletak dikolom bawah koran. "saling ejek di facebook lalu tawuran di jalan" judulnya. Hmmm.... mendengar judulnya saja pasti sudah membuat orang menjadi geram ya, masa hanya masalah saling ejek saja sampai harus mengorbankan nyawa dan meresahkan masyarakat umum, apalagi media yang digunakan untuk tempat mencari lawan tersebut adalah situs jejaring sosial yang jelas - jelas fungsi sebenarnya adalah untuk mencari kawan bukan lawan.
Apakah rasa patriotisme untuk membela tanah air ini sudah beralih untuk mempertahankan diri sendiri ataupun mempertahankan kelompok tertentu ? Ingat kawan kita hidup di negara yang multikultural, negara yang terdiri dari berbagai macam perbedaan mulai dari suku, budaya, ras sampai agama. Negara ini terbentuk atas dasar persatuan dan persamaan prinsip yang tertuang dalam pancasila yakni sila ke tiga yang berbunyi "Persatuan Indonesia" sudah jelas bukan bahwa para pahlawan perjuang kemerdekaan di Republik ini menginginkan kita untuk selalu menjaga kesatuan dan kedaulatan Negeri ini.
Ingat Sumpah Pemuda yang dikumandangkan pada tanggal 28 Oktober 1928 ? para pemuda Indonesia pada saat itu dengan kompak menyatakan deklarasinya untuk mewujudkan mimpi mereka menjadikan Negeri ini merdeka, gambar dibawah ini adalah rumusan dari sumpah
pemuda tersebut yang isinya bisa dibaca sendiri. Memang sumpah tersebut sudah 82 tahun yang lalu, tapi bukan berarti Patriotisme yang dimilki pemuda Indonesia pada saat ini ikut - ikutan menjadi renta, hal tersebut seharusnya mendorong kita untuk menjadikan Patriotisme ini tetap muda dengan cara menyebarkan virus patriot keseluruh kalangan pemuda. Tunjukan rasa patriotismemu kepada negeri ini yang sudah baik menyediakan tempat untuk menyalurkan aspirasimu dan kebabasan berekspresimu. Gunakan kesempatan tersebut untuk membuat hal - hal yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Salurkan potensi mudamu untuk mengukir prestasi di negeri sendiri maupun negeri orang lain, buat Ibu Pertiwi tersenyum karena prestasimu. Jangan sampai kita terjebak didalam ruang statis yang hanya dapat melihat dan menikmati hasil kretifitas orang lain, orang lain bisa kenapa kita tidak bisa gitu loch, ayo kawan hilangkan sifat primitif didalam diri kita, kita ini kaum terpelajar pasti bisa dong membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, saudara setumpah darah masa mau dijadikan lawan.
Benar kata pepatah yang menyebutkan perbedaan itu indah, tanpa adanya perbedaan hidup kita pasti akan terasa monoton, seperti sayur kurang garam kalau kata Mbak Inul daratista. Makanya mulai dari sekarang hargailah semua perbedaan, mari kita eratkan tangan untuk menjaga sikap patriotisme ini tetap hidup dalam diri kita masing - masing. "Maju anak muda Indonesia kita pasti bisa !!!!".

Detile

Tunjukan sikap patriotisme mu untuk bangsa ini !!

Arus moderanisasi pada abad ini memang sangat deras, segala hal yang memudahkan aktifitas manusia sudah tersedia lengkap, ingin mencari hal - hal yang belum pernah diketahui, tinggal duduk didepan komputer kemudian berselancar ke dunia maya, segala hal ada di dunia maya ini mulai dari hiburan, gaya hidup, olahraga, entertain, edukasi, musik, otomotif, atau yang sedang nge-trend dikalangan anak muda saat ini seperti situs jejaring sosial dan yang membuat orang tua khawatir ketika anaknya bermain internet adalah adanya materi - materi yang berbahaya bagi perkembangan anaknya seperti pornografi, hal -hal yang berbau mistis dan adegan kekerasan yang tersaji didalam internet. Menurut saya hal tesebutlah yang menyebabkan salah satu lunturnya rasa patriotisme dikalangan anak muda Indonesia. Dengan hadirnya teknologi internet membuat banyak orang lebih memilih hal - hal yang menarik atau yang sedang nge - ternd di internet untuk dipelajari ataupun untuk dinikmati daripada mementingkan kepentingan negaranya, kalau tidak percaya coba tanya teman atau anak anda (pokoknya yang masih pelajar) tentang hal - hal yang sedang berhubungan dengan negara Indonesia akhir - akhir ini, pasti sebagian menjawab "ngapain gue mikirin hal itu, itukan bukan tugas gue" hmm... kalau para pejuang kemerdekaan di Indonesia mendengarnya pasti akan membuat hatinya teriris,
bagaimana tidak coba bayangkan kalau kita yang ada pada saat perang kemerdekaan beralangsung, mungkin kita hanya akan menangis meratapi nasib, kehilangan orang - orang yang kita cintai, kehilangan harta benda, kehilangan segalanya. Begitu banyak pengorbanan yang diberikan para pahlawan untuk Negeri ini, apa yang kita balas untuk mereka ? Apakah hanya dengan duduk didepan komputer sambil main facebook, tweteer dan sejenisnya hanya untuk nampang muka diinternet atau hanya sekedar bermain game saja ? Daripada mengerjakan hal - hal yang tak ada manfatnya marilah kita sama - sama meneruskan cita - cita para pahlawan untuk membangun dan meamakmurkan Tanah Air ini. "Dengan hal apa ?" Buatlah prestasi yang membanggakan untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional, manfaatkan anugrah yang diberikan Tuhan kepada kita untuk membuat sesuatu yang berguna. Buat bangga orang - orang yang ada disekitar kita, tunjukan kepada mereka semua bahwa kita mampu membuat Bangsa Indonesia ini untuk lebih maju kedepannya. Kalau orang lain bisa, mengapa kita tidak, wong sama - sama manusia koq. Ayo anak muda Indonesia kepakkan sayap Garudamu untuk menaungi Nusantara ini, tunjukan aksimu demi berkibarnya Sang Saka Merah Putih di seluruh jagad.
Detile

Referensi patriotisme

Penulis sadar bahwa apa yang saya tulis diblog ini masih sangat minim untuk dikonsumsi para pembaca yang ingin mengetahui "apa itu patrotisme ?" Itu semua karena keterbatasan ilmu yang saya miliki dalam masalah ini, karena ilmu yang saya punya itu tak ada lebihnya dari setetes air dilaut, masih banyak kekurangan yang saya miliki maka dari itu penulis memberikan beberapa referensi yang menunjang postingan - postingan dalam blog ini.
Berikut daftar referensi yang penulis cari untuk lebih menunjang pengetahuan kita terhadap pengertian patriotisme , referensi tersebut akan mewakilkan setiap postingan yang penulis buat, berikut daftar - daftarnya :


Mari kita belajar untuk memahami "apa itu patriotisme ?" , agar kita dapat lebih mencintai bangsa Indonesia ini dan juga dapat berperan aktif dalam membangun tanah air tercinta ini.
Detile