Membaca judul dari postingan ini pasti akan timbul berbagai macam jawaban dari benak kita semua. Terserah kalian mau menjawab "penting" atau "tidak penting" itu semua hak kalian. Disini penulis punya jawaban tersediri, saya menganggap Patriotisme itu sangat penting bagi perkembangan dunia pendidikan, karena tanpa adanya rasa patriotisme di dalam diri para pejuang pendidikan tidak mungkin sekarang bermunculan sekolah - sekolah dengan gedung yang tinggi menjulang baik negeri maupun swasta. Masih ingat tokoh pejuang pendidikan yang mendirikan Taman siswa untuk tempat menuntut ilmu bagi kaum pribumi pada masa kolonialisme ? Yupz, beliau adalah Ki Hajar Dewantara, terlahir dilingkungan kraton Yogyakarta dengan nama Raden Mas Soewardi Soeryaningrat yang terkenal dengan tiga semboyannya yakni ing ngarsa sung tulada (didepan memberi teladan), ing madya mangun karsa (ditengah menciptakan peluang untuk berprakarsa) dan tut wuri handayani (dibelakang memberi dorongan), Rasa patriotisme Ki Hajar tergugah ketika melihat para penduduk pribumi tidak diperbolehkan menuntut ilmu disekolah - sekolah yang didirikan Belanda, hanya kaum bangsawan saja yang diperbolehkan menuntul ilmu di sekolah tersebut, melihat hal tersebut Ki Hajar kemudian berinisiatif untuk memperjuangkan nasib pendidikan di bangsa ini dengan mendirikan sekolah bagi kaum pribumi dengan nama Taman siswa, selain aktif memperjuangkan pendidikan beliau juga aktif mengkritik pemerintahan pada saat itu dengan tulisan - tulisan antikolonialismenya yang dimuat diberbagai media masa, hal tersebut membuat pihak Belanda yang menjajah Indonesia pada saat itu sempat khawatir terhadap pergerekan Bapak pendidikan tersebut. Pada tanggal 28 april 1959 beliau wafat di Yogyakarta, dan dengan dikeluarkannya surat keputusan presiden no. 305 tahun 1959 pada tanggal 28 November 1959 beliau ditetapkan oleh pemerintah
Indonesia sebagai bapak Pendidikan Nasional Indonesia dan tanggal kelahirannya pun ditetapkan sebagai hari pendidikan nasional, mendengar cerita perjuangan Bapak pandidikan tersebut saya sadar bahwa pendidikan di Indonesia ini diraih dengan cara yang tidak mudah perlu pengorbanan dan kerja keras dari seorang Ki Hajar dewantara serta pejuang pendidikan lainnya, khusus untuk Ki Hajar Dewantara saya sangat mengaguminya karena beliau rela mencopot gelar kraton hanya agar dapat lebih dekat dengan rakyat dan agar dapat menyebarkan ilmunya kepada penduduk Indonesia. Maka dari itu sepatutnya kita sebagai generasi muda jangan menyia - nyiakan perjuangan Ki Hajar Dewantara, belajarlah dengan sungguh - sungguh dan tak lupa sebarkan ilmu yang kalian punya untuk kemajuan dan kemakmuran Tanah Air ini. Maju terus pahlawan pendidikan Indonesia jasamu pasti kan dibalas dengan kemuliaan !!! keep spirit !!!
0 komentar:
Posting Komentar