Sore itu saya beristirahat diruang tamu dengan ditemani sebuah koran berharap mendapat informasi yang tak saya dapat disekolah, saya sandarkan badan ini di sofa yang berwarna merah tua yang terletak disamping pintu, sambil membolak - balik halaman demi halaman mata ini liar mencari berita menarik untuk ditransfer kedalam otak. Akhirnya mata saya tertuju pada sebuah berita yang terletak dikolom bawah koran. "saling ejek di facebook lalu tawuran di jalan" judulnya. Hmmm.... mendengar judulnya saja pasti sudah membuat orang menjadi geram ya, masa hanya masalah saling ejek saja sampai harus mengorbankan nyawa dan meresahkan masyarakat umum, apalagi media yang digunakan untuk tempat mencari lawan tersebut adalah situs jejaring sosial yang jelas - jelas fungsi sebenarnya adalah untuk mencari kawan bukan lawan.
Apakah rasa patriotisme untuk membela tanah air ini sudah beralih untuk mempertahankan diri sendiri ataupun mempertahankan kelompok tertentu ? Ingat kawan kita hidup di negara yang multikultural, negara yang terdiri dari berbagai macam perbedaan mulai dari suku, budaya, ras sampai agama. Negara ini terbentuk atas dasar persatuan dan persamaan prinsip yang tertuang dalam pancasila yakni sila ke tiga yang berbunyi "Persatuan Indonesia" sudah jelas bukan bahwa para pahlawan perjuang kemerdekaan di Republik ini menginginkan kita untuk selalu menjaga kesatuan dan kedaulatan Negeri ini.
Ingat Sumpah Pemuda yang dikumandangkan pada tanggal 28 Oktober 1928 ? para pemuda Indonesia pada saat itu dengan kompak menyatakan deklarasinya untuk mewujudkan mimpi mereka menjadikan Negeri ini merdeka, gambar dibawah ini adalah rumusan dari sumpah
pemuda tersebut yang isinya bisa dibaca sendiri. Memang sumpah tersebut sudah 82 tahun yang lalu, tapi bukan berarti Patriotisme yang dimilki pemuda Indonesia pada saat ini ikut - ikutan menjadi renta, hal tersebut seharusnya mendorong kita untuk menjadikan Patriotisme ini tetap muda dengan cara menyebarkan virus patriot keseluruh kalangan pemuda. Tunjukan rasa patriotismemu kepada negeri ini yang sudah baik menyediakan tempat untuk menyalurkan aspirasimu dan kebabasan berekspresimu. Gunakan kesempatan tersebut untuk membuat hal - hal yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Salurkan potensi mudamu untuk mengukir prestasi di negeri sendiri maupun negeri orang lain, buat Ibu Pertiwi tersenyum karena prestasimu. Jangan sampai kita terjebak didalam ruang statis yang hanya dapat melihat dan menikmati hasil kretifitas orang lain, orang lain bisa kenapa kita tidak bisa gitu loch, ayo kawan hilangkan sifat primitif didalam diri kita, kita ini kaum terpelajar pasti bisa dong membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, saudara setumpah darah masa mau dijadikan lawan.
Benar kata pepatah yang menyebutkan perbedaan itu indah, tanpa adanya perbedaan hidup kita pasti akan terasa monoton, seperti sayur kurang garam kalau kata Mbak Inul daratista. Makanya mulai dari sekarang hargailah semua perbedaan, mari kita eratkan tangan untuk menjaga sikap patriotisme ini tetap hidup dalam diri kita masing - masing. "Maju anak muda Indonesia kita pasti bisa !!!!".
Ingat Sumpah Pemuda yang dikumandangkan pada tanggal 28 Oktober 1928 ? para pemuda Indonesia pada saat itu dengan kompak menyatakan deklarasinya untuk mewujudkan mimpi mereka menjadikan Negeri ini merdeka, gambar dibawah ini adalah rumusan dari sumpah
pemuda tersebut yang isinya bisa dibaca sendiri. Memang sumpah tersebut sudah 82 tahun yang lalu, tapi bukan berarti Patriotisme yang dimilki pemuda Indonesia pada saat ini ikut - ikutan menjadi renta, hal tersebut seharusnya mendorong kita untuk menjadikan Patriotisme ini tetap muda dengan cara menyebarkan virus patriot keseluruh kalangan pemuda. Tunjukan rasa patriotismemu kepada negeri ini yang sudah baik menyediakan tempat untuk menyalurkan aspirasimu dan kebabasan berekspresimu. Gunakan kesempatan tersebut untuk membuat hal - hal yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Salurkan potensi mudamu untuk mengukir prestasi di negeri sendiri maupun negeri orang lain, buat Ibu Pertiwi tersenyum karena prestasimu. Jangan sampai kita terjebak didalam ruang statis yang hanya dapat melihat dan menikmati hasil kretifitas orang lain, orang lain bisa kenapa kita tidak bisa gitu loch, ayo kawan hilangkan sifat primitif didalam diri kita, kita ini kaum terpelajar pasti bisa dong membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, saudara setumpah darah masa mau dijadikan lawan.Benar kata pepatah yang menyebutkan perbedaan itu indah, tanpa adanya perbedaan hidup kita pasti akan terasa monoton, seperti sayur kurang garam kalau kata Mbak Inul daratista. Makanya mulai dari sekarang hargailah semua perbedaan, mari kita eratkan tangan untuk menjaga sikap patriotisme ini tetap hidup dalam diri kita masing - masing. "Maju anak muda Indonesia kita pasti bisa !!!!".
0 komentar:
Posting Komentar