items in your cart
Total :
Checkout View Cart

Arti dari Patriotisme

Sore itu saya membaca artikel tentang Patriotisme, menarik sekali membaca sumber pengetahuan tersebut dengan suasana yang sejuk karena baru saja hujan turun membasahi bumi ini (hmmm sok puitis ni yee....) Dari membaca artikel tersebut saya dapat menarik kesimpulan bahwa sikap Patriotisme sangat erat hubungannya dengan cinta tanah air. Kata patriotisme berasal dari kata patriot dan isme yang berarti jiwa kepahlawanan atau sifat kepahlawanan. Jadi patriotisme disini adalah sikap cinta tanah air dan rela berkorban demi bangsa negara, pantang menyerah untuk mengharumkan nama bangsa dan sudi untuk memberikan segala yang kita punya untuk kemajuan dan kejayaan bumi pertiwi tercinta ini, pengorbanan itu sendiri dapat berupa harta benda ataupun jiwa raga.
Dalam rapat dengan BPUPKI ir. Soekarno pernah berpidato yang membuat para pemuda pada saat itu semakin ingin untuk merdeka, berikut kutipan pidato bung karno yang saya ambil dari situs wikiquote.org :

"Tidak peduli rakyat dapat baca atau tidak, tidak peduli rakyat hebat ekonominya atau tidak, tidak peduli rakyat bodoh atau pintar, asal menurut hukum internasional mempunyai syarat-syarat suatu negara merdeka, yaitu ada rakyatnya, ada buminya dan ada pemerintahannya, sudahlah ia merdeka".
  • Sumber: Soekarno, Pidato di BPUPKI, 1 Juni 1945

Maka dari itu kita sebagai pemuda Indonesia harus menanamkan sikap patriotisme sejak dini agar kelak kita dapat melakukan hal - hal yang bermanfaat bagi kemajuan, kejayaan dan kemakmuran NKRI. Kita pun dapat ikut ambil bagian untuk dapat menjadi jiwa patriotisme di negara ini walaupun masih banyak diantara kita yang masih dianggap sebagai "bocah ingusan" ataupun "anak yang baru lahir kemarin". Tak perlu muluk - muluk untuk ikut latihan kemiliteran demi bisa menjaga perbatasan NKRI ataupun membeli perlengkapan perang untuk membantu TNI melengkapi persenjataanya, yang perlu kita lakukan untuk menunjukan sikap Patriotisme kita terhadap tanah subur sejuta pesona ini adalah dengan belajar sungguh - sungguh dan mencintai seluruh khasanah yang ada di Nusantara termasuk budaya - budaya Indonesia tak lupa juga untuk selalu mencintai produk - produk made in indonesia agar Negara ini dapat terlepas dari ketergantungan bangsa lain alias hidup mandiri.
Apabila kita semua mempunyai sikap cinta tanah air, rela berkorban dan selalu mementingkan kepentingan Negara dibandingkan kepentingan diri sendiri, saya yakin negara ini akan dapat memberikan kensejahteraan kemakmuran juga untuk semua rakyatnya.
Detile

Pentingkah patriotisme bagi dunia pendidikan ?

Membaca judul dari postingan ini pasti akan timbul berbagai macam jawaban dari benak kita semua. Terserah kalian mau menjawab "penting" atau "tidak penting" itu semua hak kalian. Disini penulis punya jawaban tersediri, saya menganggap Patriotisme itu sangat penting bagi perkembangan dunia pendidikan, karena tanpa adanya rasa patriotisme di dalam diri para pejuang pendidikan tidak mungkin sekarang bermunculan sekolah - sekolah dengan gedung yang tinggi menjulang baik negeri maupun swasta. Masih ingat tokoh pejuang pendidikan yang mendirikan Taman siswa untuk tempat menuntut ilmu bagi kaum pribumi pada masa kolonialisme ?

Yupz, beliau adalah Ki Hajar Dewantara, terlahir dilingkungan kraton Yogyakarta dengan nama Raden Mas Soewardi Soeryaningrat yang terkenal dengan tiga semboyannya yakni ing ngarsa sung tulada (didepan memberi teladan), ing madya mangun karsa (ditengah menciptakan peluang untuk berprakarsa) dan tut wuri handayani (dibelakang memberi dorongan), Rasa patriotisme Ki Hajar tergugah ketika melihat para penduduk pribumi tidak diperbolehkan menuntut ilmu disekolah - sekolah yang didirikan Belanda, hanya kaum bangsawan saja yang diperbolehkan menuntul ilmu di sekolah tersebut, melihat hal tersebut Ki Hajar kemudian berinisiatif untuk memperjuangkan nasib pendidikan di bangsa ini dengan mendirikan sekolah bagi kaum pribumi dengan nama Taman siswa, selain aktif memperjuangkan pendidikan beliau juga aktif mengkritik pemerintahan pada saat itu dengan tulisan - tulisan antikolonialismenya yang dimuat diberbagai media masa, hal tersebut membuat pihak Belanda yang menjajah Indonesia pada saat itu sempat khawatir terhadap pergerekan Bapak pendidikan tersebut. Pada tanggal 28 april 1959 beliau wafat di Yogyakarta, dan dengan dikeluarkannya surat keputusan presiden no. 305 tahun 1959 pada tanggal 28 November 1959 beliau ditetapkan oleh pemerintah Indonesia sebagai bapak Pendidikan Nasional Indonesia dan tanggal kelahirannya pun ditetapkan sebagai hari pendidikan nasional, mendengar cerita perjuangan Bapak pandidikan tersebut saya sadar bahwa pendidikan di Indonesia ini diraih dengan cara yang tidak mudah perlu pengorbanan dan kerja keras dari seorang Ki Hajar dewantara serta pejuang pendidikan lainnya, khusus untuk Ki Hajar Dewantara saya sangat mengaguminya karena beliau rela mencopot gelar kraton hanya agar dapat lebih dekat dengan rakyat dan agar dapat menyebarkan ilmunya kepada penduduk Indonesia. Maka dari itu sepatutnya kita sebagai generasi muda jangan menyia - nyiakan perjuangan Ki Hajar Dewantara, belajarlah dengan sungguh - sungguh dan tak lupa sebarkan ilmu yang kalian punya untuk kemajuan dan kemakmuran Tanah Air ini. Maju terus pahlawan pendidikan Indonesia jasamu pasti kan dibalas dengan kemuliaan !!! keep spirit !!!
Detile

Patriotisme dikalangan pelajar

Sore itu saya beristirahat diruang tamu dengan ditemani sebuah koran berharap mendapat informasi yang tak saya dapat disekolah, saya sandarkan badan ini di sofa yang berwarna merah tua yang terletak disamping pintu, sambil membolak - balik halaman demi halaman mata ini liar mencari berita menarik untuk ditransfer kedalam otak. Akhirnya mata saya tertuju pada sebuah berita yang terletak dikolom bawah koran. "saling ejek di facebook lalu tawuran di jalan" judulnya. Hmmm.... mendengar judulnya saja pasti sudah membuat orang menjadi geram ya, masa hanya masalah saling ejek saja sampai harus mengorbankan nyawa dan meresahkan masyarakat umum, apalagi media yang digunakan untuk tempat mencari lawan tersebut adalah situs jejaring sosial yang jelas - jelas fungsi sebenarnya adalah untuk mencari kawan bukan lawan.
Apakah rasa patriotisme untuk membela tanah air ini sudah beralih untuk mempertahankan diri sendiri ataupun mempertahankan kelompok tertentu ? Ingat kawan kita hidup di negara yang multikultural, negara yang terdiri dari berbagai macam perbedaan mulai dari suku, budaya, ras sampai agama. Negara ini terbentuk atas dasar persatuan dan persamaan prinsip yang tertuang dalam pancasila yakni sila ke tiga yang berbunyi "Persatuan Indonesia" sudah jelas bukan bahwa para pahlawan perjuang kemerdekaan di Republik ini menginginkan kita untuk selalu menjaga kesatuan dan kedaulatan Negeri ini.
Ingat Sumpah Pemuda yang dikumandangkan pada tanggal 28 Oktober 1928 ? para pemuda Indonesia pada saat itu dengan kompak menyatakan deklarasinya untuk mewujudkan mimpi mereka menjadikan Negeri ini merdeka, gambar dibawah ini adalah rumusan dari sumpah
pemuda tersebut yang isinya bisa dibaca sendiri. Memang sumpah tersebut sudah 82 tahun yang lalu, tapi bukan berarti Patriotisme yang dimilki pemuda Indonesia pada saat ini ikut - ikutan menjadi renta, hal tersebut seharusnya mendorong kita untuk menjadikan Patriotisme ini tetap muda dengan cara menyebarkan virus patriot keseluruh kalangan pemuda. Tunjukan rasa patriotismemu kepada negeri ini yang sudah baik menyediakan tempat untuk menyalurkan aspirasimu dan kebabasan berekspresimu. Gunakan kesempatan tersebut untuk membuat hal - hal yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Salurkan potensi mudamu untuk mengukir prestasi di negeri sendiri maupun negeri orang lain, buat Ibu Pertiwi tersenyum karena prestasimu. Jangan sampai kita terjebak didalam ruang statis yang hanya dapat melihat dan menikmati hasil kretifitas orang lain, orang lain bisa kenapa kita tidak bisa gitu loch, ayo kawan hilangkan sifat primitif didalam diri kita, kita ini kaum terpelajar pasti bisa dong membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, saudara setumpah darah masa mau dijadikan lawan.
Benar kata pepatah yang menyebutkan perbedaan itu indah, tanpa adanya perbedaan hidup kita pasti akan terasa monoton, seperti sayur kurang garam kalau kata Mbak Inul daratista. Makanya mulai dari sekarang hargailah semua perbedaan, mari kita eratkan tangan untuk menjaga sikap patriotisme ini tetap hidup dalam diri kita masing - masing. "Maju anak muda Indonesia kita pasti bisa !!!!".

Detile

Tunjukan sikap patriotisme mu untuk bangsa ini !!

Arus moderanisasi pada abad ini memang sangat deras, segala hal yang memudahkan aktifitas manusia sudah tersedia lengkap, ingin mencari hal - hal yang belum pernah diketahui, tinggal duduk didepan komputer kemudian berselancar ke dunia maya, segala hal ada di dunia maya ini mulai dari hiburan, gaya hidup, olahraga, entertain, edukasi, musik, otomotif, atau yang sedang nge-trend dikalangan anak muda saat ini seperti situs jejaring sosial dan yang membuat orang tua khawatir ketika anaknya bermain internet adalah adanya materi - materi yang berbahaya bagi perkembangan anaknya seperti pornografi, hal -hal yang berbau mistis dan adegan kekerasan yang tersaji didalam internet. Menurut saya hal tesebutlah yang menyebabkan salah satu lunturnya rasa patriotisme dikalangan anak muda Indonesia. Dengan hadirnya teknologi internet membuat banyak orang lebih memilih hal - hal yang menarik atau yang sedang nge - ternd di internet untuk dipelajari ataupun untuk dinikmati daripada mementingkan kepentingan negaranya, kalau tidak percaya coba tanya teman atau anak anda (pokoknya yang masih pelajar) tentang hal - hal yang sedang berhubungan dengan negara Indonesia akhir - akhir ini, pasti sebagian menjawab "ngapain gue mikirin hal itu, itukan bukan tugas gue" hmm... kalau para pejuang kemerdekaan di Indonesia mendengarnya pasti akan membuat hatinya teriris,
bagaimana tidak coba bayangkan kalau kita yang ada pada saat perang kemerdekaan beralangsung, mungkin kita hanya akan menangis meratapi nasib, kehilangan orang - orang yang kita cintai, kehilangan harta benda, kehilangan segalanya. Begitu banyak pengorbanan yang diberikan para pahlawan untuk Negeri ini, apa yang kita balas untuk mereka ? Apakah hanya dengan duduk didepan komputer sambil main facebook, tweteer dan sejenisnya hanya untuk nampang muka diinternet atau hanya sekedar bermain game saja ? Daripada mengerjakan hal - hal yang tak ada manfatnya marilah kita sama - sama meneruskan cita - cita para pahlawan untuk membangun dan meamakmurkan Tanah Air ini. "Dengan hal apa ?" Buatlah prestasi yang membanggakan untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional, manfaatkan anugrah yang diberikan Tuhan kepada kita untuk membuat sesuatu yang berguna. Buat bangga orang - orang yang ada disekitar kita, tunjukan kepada mereka semua bahwa kita mampu membuat Bangsa Indonesia ini untuk lebih maju kedepannya. Kalau orang lain bisa, mengapa kita tidak, wong sama - sama manusia koq. Ayo anak muda Indonesia kepakkan sayap Garudamu untuk menaungi Nusantara ini, tunjukan aksimu demi berkibarnya Sang Saka Merah Putih di seluruh jagad.
Detile

Referensi patriotisme

Penulis sadar bahwa apa yang saya tulis diblog ini masih sangat minim untuk dikonsumsi para pembaca yang ingin mengetahui "apa itu patrotisme ?" Itu semua karena keterbatasan ilmu yang saya miliki dalam masalah ini, karena ilmu yang saya punya itu tak ada lebihnya dari setetes air dilaut, masih banyak kekurangan yang saya miliki maka dari itu penulis memberikan beberapa referensi yang menunjang postingan - postingan dalam blog ini.
Berikut daftar referensi yang penulis cari untuk lebih menunjang pengetahuan kita terhadap pengertian patriotisme , referensi tersebut akan mewakilkan setiap postingan yang penulis buat, berikut daftar - daftarnya :


Mari kita belajar untuk memahami "apa itu patriotisme ?" , agar kita dapat lebih mencintai bangsa Indonesia ini dan juga dapat berperan aktif dalam membangun tanah air tercinta ini.
Detile